Legenda

Informasi Umum

Konsultasi Publik Selesai
Pelaksanaan Tahun 2019

Seluruh masukan yang telah terkirim menjadi materi yang didiskusikan dan dibahas oleh instansi/pemangku/pakar terkait dalam sebuah forum diskusi Rencana Tata Ruang

Rencana Rinci Tata Ruang Di Sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu (PP No. 2 Tahun 2011). Maksud pengembangan KEK adalah untuk member peluang bagi peningkatan investasi melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan dan siap menampung kegiatan industri, ekspor-impor serta kegiatan ekonomi yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Pengembangan KEK diarahkan sebagai pemicu pertumbuhan dan perkembangan wilayah. KEK terdiri atas satu atau beebrapa Zona antara lain : pengolahan ekspor, logistik, industri, pengembangan teknologi, pariwisata, energi, dan/atau ekonomi lain. Di dalam KEK dapat dibangun fasilitas pendukung bagi para pekerja serta disediakan lokasi untuk usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), dan koperasi, baik Pelaku Usaha maupun sebagai pendukung kegiatan perusahaan yang berada dalam kawasan KEK.

Dalam kaitannya dengan pengembangan KEK, wilayah Provinsi Banten memiliki lokasi yang saat ini telah dijadikan sebagai lokasi KEK. Pembangunan KEK pada kawsan Tanjung Lesung merupakan salah satu proyek strategis nasional yang tercantum dalam Perpres No. 56 Tahun 2018 dan telah dijadkan program Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2017 untuk mendorong investasi dan meningkatkan daya saing Indonesia terutama di bidang pembangunan pariwisata. Tanjung Lesung telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam PP No. 26 Tahun 2012 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung dengan sektor unggulan adalah sektor pariwisata. Tanjung Lesung merupakan Kawasan Pariwisata yang terletak di sebelah barat Provinsi Banten yang memiliki potensi wisata alam bahari, konservasi dan budaya dan secara ekonomi dapat mendukung pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Selat Sunda. Rencana Induk Tanjung Lesung tahun 2020 mengarahkan pengembangan kawasan dengan visi ‘The World’s First Themed Resort City’ yang akan didukung oleh hotel dan resort bertaraf internasional beserta vila dan fasilitas pendukung lainnya. Pengembangan kawasan sekitar Tanjung Lesung akan mengintegrasikan potensi yang ada di dalam kawasan KEK seperti infrastruktur, permukiman dan pariwisata sebagai sektor unggulannya.

Kawasan Tanjung Lesung sbagai area potensi pariwisata memerlukan pemilihan konsep yang tepat, yang didukung oleh perangkat peraturan perundangan yang ada, dan sesuai dengan potensi yang dimiliki dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan penduduk pemerintah dan investor. Dalam pengembangannya, kawasan pariwisata mengedepankan berbagai fasilitas kemudahan yang menarik minat lebih banyak penanam modal untuk berinvestasi di berbagai wilayah sehingga dapat mempercepat perwujudan pemerataan perekonomian di Indonesia secara umum dan sekitar KEK Tanjung Lesung secara khusus.

Hai! Apa Gagasanmu?

Punya pertanyaan lebih seputar Rencana Tata Ruang maupun Konsultasi Publik Online ? Silahkan hubungi kami via Whatsapp. Kami akan bantu memberikan informasi yang kamu butuhkan

Kami Hadir di Whatsapp
×
Kami hadir di sini